Fiter Water air Berkerak Water Softener

Fiter Water air Berkerak Water Softener Water Softener yaitu sebuah metode atau compositions dengan fungsi untuk menurunkan konsentrasi magnesium, kalsium dan juga particle lainnya yang berkategori hard water. Dalam hal ini hard particle bisa mengakibatkan berbagai macam efek yang tak diinginkan seperti sulitnya terbentuk busa pada sabun dan menyebabkan timbulkan Limescale yakni kerak putih pada pipa air panas evaporator maupun ketel.

Waterpedia water filter Water Softener

Compositions pelunakan air atau Water Softening merupakan sebuah expositions untuk dapat menyaring/memfilter tingkat kesadahan pada air atau hardness. Di mana salah satu contoh akibat tingginya hardness ini yaitu bisa mengakibatkan kerusakan yang terjadi dalam tangki uap, kettle maupun sistem pengolahan yang lainnya. Adapun Filter Water Softener di sini adalah alat yang berperan menyerap kadar atau kandungan kapur seperti magnesium dan kalsium. Biasanya tabung conditioner sendiri didalamnya terdapat gum kation, yang nantinya menarik particle seperti magnesium, kalsium, besi dan sebagainya serta melepaskan particle natrium.

Mau belajar sistem pengolahan Air bersih,

Water Treatment,Design WTP dan Reverse Osmosis – Klik disini Jadwal Pelatihan Water Treatment Hubungi Kami PT.Waterpedia Rejeki Langit 

 

Baca juga artikel kami lainnya tentang pengolahan air

Fungsi dan Kegunaan Water Softener

Air Berkapur

Untuk yang tinggal di wilayah pegunungan pastinya air yang  digunakan buat cuci mungkin besar memiliki kapur dengan kandungan yang besar. Dalam perihal ini air dengan isi kapur tersebut lebih gampang menimbulkan munculnya kerak, membuat baju putih lebih gampang kumal dan dapat digunakan buat memasak menimbulkan kerak pada panci sehingga memerlukan gas elpiji lebih banyak.

Tidak hanya permasalahan di dalam rumah, pula kasus- kasus di dunia industri misalnya saja industri farmasi, tekstil serta sebagainya yang membutuhkan air murni buat proses pada boiler sehingga membutuhkan Filter Softener sebagai perlengkapan buat penyerapan kapur buat menjauhi akibat kurang baik yang terjalin oleh sebab akibat air tersebut mempunyai kesadahan yang besar.

 

Cara Kerja Water Softener

Cara Kerja Water Softener
Metode yang dimanfaatkan biasanya mengandalkan cara penyerapan ion Mg2+ dan Ca2+ yang terkandung dalam air. Adapun proses yang dipakai yaitu dengan mengikat ion-ion tersebut pada sebuah molekul sehingga menghilangkan kemampuan ion tersebut dalam membentuk scale atau kerak maupun mengganggu kinerja dari deterjen. Penghilangan ini dapat dicapai melalui metode presipitasi dan pertukaran ion.

 

Water Softener Components

 

Teknologi Water Softener ini menggunakan 2 tipe perlengkapan yakni Tangki Softener untuk penyimpanan resin serta Brine Tank sebagai tempat penyimpanan garam ataupun NaCl. Dalam perihal ini resin kation pada softener berperan meresap kapur serta sehabis resin jenuh ataupun dipadati oleh zat kapur hingga dapat dicoba aktivasi ulang cuma mengenakan garam NaCl. Ada pula tangki softener ini dapat dioperasikan berbeda- beda disesuaikan dengan tipe valvenya itu sendiri. Apabila digunakan manual, operator hendak membuka serta menutup kran buat mengatur tingkatan, frekuensi dan waktu re- genarisi.

Sedangkan bila Filter Softener tersebut dipakai dengan semi automatic, operator juga cuma memandang siklus re- genarisi, serta tombol juga hendak ditekan kala softener wajib diregenerasi, kemudian unit yang nantinya mengatur proses re- genarisi.

Tanki Softener ini juga bisa dioperasikan otomatis lewat kelengkapan pengatur waktu memulai re- genarisi dan masing- masing tahapan proses itu sendiri. Di mana operator itu sendiri cuma butuh melaksanakan pengaturan waktu dan akumulasi garam bersumber pada kebutuhan.

Adapun cara pengoperasian unit dari Water Softener yaitu :

Proses Filtrasi

Di mana dalam proses tersebut, air terfiltrasi lalu menyaring dari bagian atas menuju bagian bawah lewat pertukaran ion kaion. Dalam proses tersebut unit pada softener filter bisa mengikat beberapa kadar kapur pada kandungan air.

 

Proses Backwashing
Dalam proses ini, terjadi proses pencucian sebuah media filter, di mana sudah tersumbat maupun sudah banyak tersumbat oleh kotoran didalam media filter dengan begitu mengurangi aliran air yang telah dihasilkan. Untuk itulah diperlukan metode backwashing.

 

Biasanya proses backwashing sendiri perlu dilakukan sekitar 3-6 hari sekali tergantung pada kualitas air sumber yang ada, selain itu jika kondisi pada debit air menurun atau berkurang juga diperlukan proses backwashing. Dengan begitu hal tersebut mesti dilakukan backwashing dengan kontinu supaya kondisi dan kualitas air pun menjadi baik. Proses backwashing ini harus dilakukan hingga air output pada buangan tampak lancar dan bersih, kira-kira memerlukan waktu 30 menit untuk proses ini.

 

Proses Regenerasi

Proses regenerasi yaitu proses pengaktifan dari media resin kation dan media garam NaCl murni yang dialirkan. Caranya siapkan garam dapur atau NaCl murni sekitar 20% kemudian larutkan dalam air menggunakan tabung khusus lalu proses regenerasi pun dapat dilakukan.

 

Proses Fast Rinse
Merupakan proses akhir dari backwashing atau regenerasi. Untuk melakukan proses ini biasanya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit hingga air buangan pun lancar. Dan biasanya merupakan proses pembilasan agar sisa garam dalam air dapat terbuang sempurna.

 

simak Video berikut : Cara Kerja Water Softener

Konsultasi Sistem pengolahan air
Hubungi Lebih Lanjut :
PT.Waterpedia Rejeki Langit
Email : info@waterpedia.co.id
Website : www.waterpedia.co.id
Office : 031 3977660
WA 1 : 0821 3912 5256
WA 2 : 0878 5092 5256